Pentingnya Sertifikasi Kemenkes Untuk Produk Hand Sanitizer
14 July 2021 - by content writter

Kebutuhan akan higienitas masyarakat kian meningkat seperti masker, face shield, dan termasuk juga hand sanitizer. Meski WHO menganjurkan kita agar sering mencuci tangan menggunakan air dan sabun untuk membunuh bakteri dan kuman, namun sayangnya hal tersebut masih sulit dilakukan terutama saat berada di ruang publik, di mana air bersih dan sabun tidak selalu tersedia. Karena itu, penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol merupakan solusi alternatif terbaik. Selain bentuk kemasannya yang simpel dan mudah untuk dibawa ke mana-mana, hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol minimal sebanyak 60% juga sangat berguna untuk membantu membunuh 99,9% bakteri dan kuman yang menempel di tangan, selama diaplikasikan dengan cara yang baik dan benar.

 

Hati-Hati Dalam Memilih Hand Sanitizer

 

Kendati ada banyak sekali brand hand sanitizer yang bisa Anda temukan di pasaran, namun ternyata tidak semuanya sudah terjamin aman untuk digunakan. Bahkan, Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat pun mewanti-wanti konsumen agar tidak menggunakan sejumlah merk hand sanitizer yang berpotensi mengandung metanol, yaitu salah satu jenis alkohol beracun yang dapat membahayakan ketika terkena kulit atau tertelan. Bahkan dalam kadar tertentu, kandungan metanol juga dapat mengakibatkan kebutaan hingga kematian.

 

Apakah Hand Sanitizer Standar Kemenkes Aman?

 

Jika Anda ingin mencari hand sanitizer yang sudah pasti aman untuk digunakan dan tidak beracun, selalu pilihlah merk hand sanitizer yang sudah memiliki sertifikat dan surat izin edar dari Kemenkes. Kenapa demikian? Tentu saja, karena dengan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Kemenkes, artinya kandungan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer tersebut sudah teruji laboratorium dan dapat dipastikan memenuhi kualifikasi kesehatan dan keamanan berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh WHO. Nah, menurut standarisasi WHO sendiri, kandungan hand sanitizer yang aman untuk digunakan yaitu yang di dalamnya disertai dengan komposisi gliserol, etanol, dan hidrogen peroksida.

 

Gliserol yang terdapat dalam hand sanitizer berperan sebagai agen pelembab yang efektif untuk melindungi tangan dari kondisi kulit kering dan kemungkinan iritasi yang disebabkan oleh alkohol. Sementara etanol adalah jenis alkohol yang dapat menembus membran sel bakteri atau virus dan menghancurkannya. Etanol merupakan alkohol yang sudah memiliki standar food grade, sehingga sangat aman digunakan untuk membersihkan tangan sebelum makan. Sedangkan hidrogen peroksida adalah oksidator kuat yang berperan sebagai antiseptik untuk menghentikan pertumbuhan mikroba yang dapat berkembang pada cairan hand sanitizer.

 

Itu dia pentingnya sertifikasi resmi dari Kemenkes, yaitu untuk memastikan apakah komposisi yang digunakan dalam pembuatan hand sanitizer sudah memiliki campuran bahan kimia yang tepat serta takaran yang sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan atau belum. Merk hand sanitizer yang sudah mendapatkan surat izin edar dari Kemenkes artinya sudah bisa dikategorikan sebagai alat perlindungan kesehatan yang sesuai.

 

Karena itu, jangan sembarangan membeli hand sanitizer tanpa melihat label dan kemasannya terlebih dahulu. Selalu pastikan brand hand sanitizer yang Anda pilih adalah brand terpercaya yang telah mempunyai sertifikasi resmi dari Kemenkes.

OTHER NEWS
PT Rahmat Eka Yaksa
Sitemap
Newsletter
© 2022 Arome Sanitizer. All Rights Reserved